Rabu, 27 April 2016
Wiro Sableng #39 : Kelelawar Hantu
Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212
Karya: Bastian Tito
PANTAI UTARA tampak tenang di penghujung sore. Di sebuah teluk yang lengang sekelompok burung-burung kelelawar terbang kian ke mari. Sebentar mereka terbang ke arah selatan, sesekali melayang ke timur atau ke barat dalam bentuk kelompok yang selalu berubah-ubah dan setiap perubahan mempunyai daya tarik tersendiri.
Angin laut bertiup menebar udara lembab mengandung garam. Seorang tua berwajah angker tampak duduk di atas sebuah batu hitam berlumut di tepi pantai. Rambutnya yang putih panjang sebahu melambai-lambai diitup angin. Kedua matanya terpejam sedang sepasang tangan dirangkap di depan dada. Setiap saat ombak memecah di pantai dan menghantam batu berlumut itu, air laut muncrat membasahi tubuh dan pakaian bahkan terkadang sampai kemukaorang tua bertampang angker ini. Namun seperti tidak merasakan atau tidak perduli dia tetap saja duduk tidak bergerak. Sepasang matanya yang terpejam juga tidak berkedip sedikit pun dan rahangnya yang tertutup cabang bawuk liar terkatup rapat.
Di udara burung-burung kelelawar ma
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #39 : Kelelawar Hantu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Kekuatan dari Minat
Ketika saya memotivasi para mahasiswa di Ponorogo beberapa hari yang lalu, seorang mahasiswa bertanya pada saya: ” Kenapa Mbak Eni memilih untuk menulis, kok gak yang lain?”
Saya menjawab, karena bidang yang saya minati adalah menulis. (Karena banyak yang bertanya soal menulis, maka kolom selanjutnya saya membahas tentang menulis).
Ketika saya balik bertanya kepada mereka: “Apa bidang yang paling diminati sebagai bekal untuk hidup?” Kebanyakan dari mereka belum siap dengan pertanyaan saya. Hanya beberapa gelintir saja yang telah memiliki tujuan yang jelas.
Saat menjadi mahasiswalah saat yang paling tepat untuk menekuni bidang yang paling diminati. Masa menjadi mahasiswa adalah masa belajar dan berlatih sehingga ketika lepas kuliah diharap telah menjadi ahli di bidangnya. Nyatanya, kebanyakan dari mereka -yang mungkin bisa mewakili rekan-rekan mahasiswa dari perguruan tinggi lain- masih santai, sebagian lagi masih bingung. Hal ini dikarenakan oleh kondisi mereka yang belum mengalami masa kritis. Selepas kuliah, mereka baru akan mengetahui dunia yang sebenarnya.
Bagi yang telah memiliki
... baca selengkapnya di Kekuatan dari Minat Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Sabtu, 23 April 2016
Salah Itu Sulit
Dalam workshop “Cara Cerdas Menulis Artikel Menarik”, saya sering meminta peserta untuk menuliskan dua atau tiga kalimat dengan keharusan membuat kesalahan penulisan secara konsisten. Setelah itu saya minta mereka menuliskan hal yang sama secara benar.
Hasilnya? Membuat kesalahan penulisan secara konsisten dalam menulis ternyata lebih susah daripada menulis dengan benar.
Hal yang sama saya ujicoba kepada anak saya yang berusia 12 dan 8 tahun. Dan mereka kemudian bertanya, “Kenapa sih Pa, kok mesti bikin tulisan yang salah dulu? Menulis yang benar kan lebih gampang?”
Jika saya mulai merasa takut salah dalam menuangkan gagasan menjadi tulisan, hal semacam ini selalu saya katakan pada diri sendiri, “salah secara konsisten dalam menulis itu sulit, lebih mudah menulis dengan benar”. Itu membuat semangat dan gairah saya bangkit kembali untuk menuntaskan tulisan yang tertunda atau memulai tulisan yang baru.
Saya harap Anda tak percaya, sampai Anda mencobanya. Menulislah!
*) Info pelatihan penulis telepon 021-460 5757: 0815 8963 889; www.andriasharefa.com
... baca selengkapnya di Salah Itu Sulit Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Jumat, 22 April 2016
Tentangku dan Ratusan Opini
Aku selalu jalani hari-hariku dengan keadaan yang tak sama seperti orang-orang di sekitarku. kadang aku tersenyum dalam keramaian dan saat aku bersama orang-orang terdekatku, yang selalu saja aku kuatkan untuk tutup rasa sedih dan takut ini..
Tuhan, Aku sangat berharap akan di beri waktu yang lebih lama lagi untuk memperbaiki hidupku yang sesat ini.
“Hhuuufffhhh”, inilah tentang aku dan ratusan opini.
Di mulai dari kelas 3 SMP Aku sudah mulai menjadi per*kok aktif. pada saat itu bukan hanya Aku, Teman-temanku juga sudah mulai menjadi per*kok aktif. Teman-temanku adalah Apis, Anto dan Arshad. Sungguh tak pernah terpikir olehku kami bisa menjadi per*kok aktif..
Setelah aku pertama kali masuk dan duduk di kelas 1 SMA, Aku semakin menggila. pada saat itu Aku bukan hanya sekedar menjadi per*kok aktif saja, tapi aku sudah sangat melampaui batas. Pada saat itu Aku sudah mulai memakai obat-obatan. dan Aku juga yang mengajak teman-temanku mengikuti jalanku yang se
... baca selengkapnya di Tentangku dan Ratusan Opini Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Rabu, 20 April 2016
Wiro Sableng #74 : Dendam Di Puncak Singgalang
Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212
Karya: Bastian Tito
Episode : DENDAM DI PUNCAK SINGGALANG
SATU
DUA gunung tinggi menjulang menyapu awan, terlihat jelas dari kejauhan di bawah langit yang biru bersih.
Kehadiran gunung Singgalang dan Merapi di daratan tengah pulau Andalas seperti yang selalu diperumpamakan oleh penduduk memang benar yaitu seolah dua raksasa penjaga negeri.
Saat itu menjelang tengah hari. Dari arah danau Maninjau di jurusan kaki gunung Singgalang tampak seorang penunggang kuda memacu tunggangannya menuju ke timur.
Orang ini berusia sekitar setengah abad, berkumis tipis rapi, mengenakan destar tinggi berwarna hitam yang pinggirannya dirajut dengan benang emas. Pakaiannya terbuat dari kain bludru warna hijau yang juga ada renda benang emasnya. Di pinggangnya, di balik ikat pinggang besar terselip sebilah keris. Baik gagang maupun sarung senjata ini terbuat dari emas sedang badannya terbuat dari sejenis besi putih yang dilapisi emas. Setiap sinar matahari jatuh pada gagang dan sarung senjata itu, kelihatan cahaya kuning memantul menyilaukan.
Pada waktu yang hampir bersamaan dari arah kaki gunung Merapi meluncur cepat sebuah kereta terbuka ditarik dua ekor kuda besar. Di sebelah kanan duduk sais kereta, seorang lelaki, bertampang seram.
Wajahnya t
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #74 : Dendam Di Puncak Singgalang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Kamis, 14 April 2016
I Can’t Take it Anymore
Aku sudah tidak tahan lagi mendengar omongan-omongan para anti fansku. Aku sudah tidak tahan lagi mau ditaruh dimana muka ku ini. Perlahan, aku merasa air mataku mengalir begitu saja. Aku mulai memikirkan lagi kritikan mereka yang begitu pedas. Aku kira, dulu sebelum menjadi seorang selebritis, hidup sebagai seorang selebritis itu mudah, tak ada beban sedikit pun. Kenikmatan-kenikmatan atas kemewahan dan serba ada itu aku memang merasakan sekarang. Tapi yang membuatku kaget saat menjadi selebritis dua tahun lebih, aku baru merasakan bahwa di balik semua kebahagiaan itu, banyak kenyataan pahit yang harus dihadapi. Kenyataan pahit ini membuat aku sulit untuk menghadapi hidupku. Mulai dari rumor kalau aku sebagai seorang penyanyi yang tampil selalu lypsinc, suara yang begitu tidak enak didengar, penyanyi yang hanya mengandalkan muka cantiknya saja, gaya dance ku yang tidak ada bagus-bagusnya dan rumor-rumor lain yang sulit untuk aku ungkapkan semua.
Perlahan aku sadar dari lamunanku dan tangisku yang cukup membanjiri kursi sofa
... baca selengkapnya di I Can’t Take it Anymore Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu